B. Indonesia Sekolah Menengah Pertama Berdasarkan struktur Cerpen, bagian yang ditulis setelah pengenalan situasi cerita adalah .....

Berdasarkan struktur Cerpen, bagian yang ditulis setelah pengenalan situasi cerita adalah .....

Berdasarkan struktur cerpen, bagian yang ditulis setelah pengenalan situasi cerita adalah KOMPLIKASI.

~

» Penjelasan Soal:

Cerpen memiliki beberapa struktur yang perlu diperhatikan. Berikut ini struktur dalam cerpen.

  1. Abstrak. Pemaparan gambaran awal dari cerita yang dikisahkan. Biasanya, abstrak digunakan sebagai pelengkap cerita. Maka dari itu, abstrak bersifat optional (boleh ada, boleh tidak ada).
  2. Orientasi. Bagian pengenalan situasi cerita. Orientasi mengenalkan tentang latar cerita seperti suasana, waktu, tempat/lokasi yang ditempati dalam cerpen.
  3. Komplikasi. Pemaparan awal suatu masalah yang dihadapi oleh tokoh. Watak dari tokoh dapat diketahui melalui bagian ini. Dan juga, menjelaskan urutan kejadian yang berhubungan dengan sebab-akibat.
  4. Evaluasi. Bagian dimana terjadinya konflik masalah yang semakin memuncak. Konflik menuju bagian klimaks, kemudian mendapat penyelesaian atas masalah yang terjadi.
  5. Resolusi. Bagian akhir permasalahan yang terjadi dalam cerpen. Bagian ini terdapat penjelasan dari pengarang mengenai solusi permasalahan yang dialami tokoh.
  6. Koda. Bagian penyelesaian cerita. Terdapat pesan moral yang dapat diambil oleh para pembaca. Pesan moral yang disampaikan harus sesuai dengan jenis cerpen.

Berdasarkan struktur mengenai cerpen di atas, bagian yang ditulis setelah pengenalan situasi cerita adalah bagian awal masalah yang dihadapi oleh tokoh dalam cerpen (komplikasi).

~

» PEMBAHASAN

Pengertian Cerpen

CERPEN singkatan dari cerita pendek, adalah sebuah kisah yang diceritakan secara singkat dan pendek. Cerita pada cerpen tidak lebih dari 10.000 kata. Cerpen disebut sebagai fiksi prosa karena ceritanya yang hanya berfokus pada satu konflik permasalahan yang dialami oleh tokoh, mulai dari pengenalan karakter, hingga penyelesaian konflik yang dialami oleh tokoh. Isi cerita cerpen mudah dipahami karena ceritanya yang relatif pendek.

Ciri-ciri Cerpen

Sebuah cerpen memiliki ciri-ciri tertentu sebagai pembeda dari karya sastra lain. Berikut ciri-ciri cerpen.

  1. Bersifat fiktif
  2. Susunan kata pada cerpen tidak lebih dari 10.000 kata
  3. Cukup sekali duduk untuk membaca sebuah cerpen
  4. Bentuk ceritanya yang sangat singkat
  5. Pilihan kata pada cerpen tidak rumit (diksi) sehingga mudah dipahami oleh pembaca
  6. Hanya memiliki satu jalan cerita saja
  7. Umumnya, terdapat pesan moral pada akhir cerita

Unsur Intrinsik Cerpen

Unsur intrinsik akan membangun kisah cerita yang ingin disampaikan oleh penulis. Berikut, merupakan unsur intrinsik cerpen.

  1. Tema. Tema menjadi unsur utama yang ingin disampaikan penulis pada kisah ceritanya.
  2. Alur cerita. Alur yaitu jalan cerita dalam cerpen. Alur pada cerpen diawali dengan perkenalan, konflik masalah, lalu penyelesaian konflik. Adapun beberapa jenis alur yaitu alur maju, alur mundur, dan alur campuran.
  3. Setting. Setting pada cerpen yaitu penjelasan mengenai latar, waktu, dan suasana dalam cerpen.
  4. Tokoh. Tokoh adalah pemeran yang diceritakan dalam cerpen. Tokoh terdiri dari pemeran utama dan pemeran pendukung.
  5. Watak. Merupakan gambaran sifat tokoh pada cerpen. Watak terdiri dari tiga jenis, yakni protagonis (baik), antagonis (jahat), dan netral.
  6. Sudut pandang. Sudut pandang yaitu cara pandang pengarang saat menceritakan kisah pada sebuah cerpen.
  7. Amanat. Amanat merupakan pesan moral yang disampaikan oleh penulis kepada pembaca. Pesan moral yang disampaikan dapat secara tersirat maupun tersurat.

Unsur Ekstrinsik Cerpen

Unsur ekstrinsik adalah unsur yang berasal dari luar untuk membangun sebuah cerpen. Berikut ini merupakan unsur ekstrinsik cerpen.

  1. Latar belakang dari pengarang. Biasanya, latar belakang suatu cerpen berasal dari pengalaman pribadi pengarang. Namun, bisa juga pengarang mengambil cerita dari kisah orang lain.
  2. Latar belakang dari masyarakat. Latar belakang masyarakat akan membantu serta mempengaruh berlangsungnya jalan cerita cerpen.
  3. Nilai-nilai yang terkandung. Nilai atau etika tersebut dibuat secara tidak langsung melalui alur, latar, tokoh, dan tema yang ditunjuk. Contoh nilai ekstrinsik yaitu nilai moral, nilai sosial, nilai budaya, nilai estetika, nilai pendidikan, nilai kemanusiaan, nilai sastra, nilai ekonomi, dan nilai falsafah hidup.

~

≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

  • Bahasa Indonesia
  • Tingkat SD
  • Struktur, ciri, dan unsur cerpen

#SenangBelajar

[answer.2.content]